LAPORAN PEMERIKSAAN BORAKS PADA MAKANAN
MATA KULIAH : PENYEHATAN MAKANAN DAN MINUMAN
- A
LAPORAN
PEMERIKSAAN
BORAKS PADA MAKANAN SECARA KUALITATIF
(BAKSO)
DISUSUN OLEH :
ALDY RIZALDI FEBRIAN AR-SYAM
PO714221181003
D IV / II A
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN MAKASSAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
PROGRAM STUDI D-IV
2020
PEMERIKSAAN
BORAKS PADA MAKANAN BAKSO SECARA KUALITATIF
A.
DASAR
TEORI
Bahan tambahan
pangan (BTP) secara umum adalah bahan yang biasanya tidak digunakan sebagai
bahan makanan dan biasanya bukan merupakan komponen khas makanan, mempunyai
atau tidak mempunyai nilai gizi, yang dengan sengaja di tambahkan ke dalam
makanan untuk maksud teknologi pada pembuatan, pengolahan, penyiapan,
perlakuan, pengepakan, pengemasan dan penyimpanan (Wisnu, 2006).
Tujuan
penambahan zat tambahan makanan adalah untuk meningkatkan atau mempertahankan
nilai gizi dan kualitas daya simpan, membuat bahan pangan lebih mudah
dihidangkan serta mempermudah dalam penyiapan bahan pangan (Wisnu, 2006).
Meskipun bukan
pengawet makanan, boraks sering pula digunakan sebagai pengawet makanan. Boraks
sering disalahgunakan untuk mengawetkan berbagai makanan seperti bakso, mie
basah, pisang molen, siomay, lontong, ketupat dan pangsit. Selain bertujuan
untuk mengawetkan, boraks juga dapat membuat tekstur makanan menjadi lebih
kenyal dan memperbaiki penampilan makanan. Natrium borat atau yang lebih
dikenal dengan boraks mempunyai rumus kimia Na2B4O7 merupakan serbuk kimia
berwarna putih yang terdapat nama “pemutih pentol” atau “pemutih” saja, dan
merupakan bahan tambahan pangan yang dilarang (Permenkes, 1998).
B.
TUJUAN
-
Untuk
mengetahui apaah terdapat kandungan boraks pada makanan
-
Mengetahui
ciri-ciri makanan yang mengandung boraks
C.
ALAT
DAN BAHAN
·
Alat
a)
Piring
( Wadah tempat sampel)
b)
Tusuk
gigi
·
Bahan
a)
Bakso
(sampel)
b)
Rimpang
kunyit/kunyit basah
D.
PROSEDUR
KERJA
·
Sediakan
alat dan bahan
·
Ambil
2 tusuk gigi. 1 untuk sampel bakso dan 1 untuk sampel pembanding. Lalu
tancapkan tusuk gigi ke rimpang kunyit/kunyit basah.
·
Lalu,cabut
tusuk gigi tersebut lalu tancapkan pada sampel bakso dan diamkan beberapa saat.
·
Bandingkan
dan Amati perubahan warna pada ujung tusuk gigi yang sudah di tusuk ke sampel.
Jika tusuk gigi tersebut berwarna kuning,sampai orange kemerahan berarti
positif mengandung boraks.
E.
HASIL
Jenis
sampel : Bakso
Hari/Tanggal :
Minggu, 19 April 2020
Waktu
: 11.30 WITA
Tempat : Jln. Tarakan lr.182a
Hasil
yang didapatkan pada pemeriksaan boraks pada sampel bakso yaitu negatif karena
tidak terjadi perubahan warna pada tusuk gigi tersebut.
F.
ANALISA
HASIL
Berdasarkan
pemeriksaan yang dilakukan pada sampel bakso didapatkan hasil negatif tidak
mengandung boraks. Karena bakso yang ditusukkan bekas tusukan pada rimpang
kunyit/kunyit basah ujungnya tidak mengalami perubahan warna yang menandakan
bakso tersebut negatif boraks.
Adapun peraturan
yang melarang penggunaan boraks adalah Peraturan Mentri Kesehatan RI No,
722/Menkes/IX/1988, asam boraks dan senyawanya merupakan salah satu dari jenis
bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam produk makanan.
G.
KESIMPULAN
Untuk pemeriksaan
boraks dapat diketahui pada makanan yang mengandung boraks yaitu dengan melihat
perubahan warna pada sampel yang sudah ditusukkan ke kunyit. Berdasarkan hasil
pemeriksaan boraks pada sampel bakso dapat disimpulkan bahwa bakso yang tadi
diperiksa dinyatakan negatif mengandung boraks sehingga dapat dikonsumsi.

Laporannya sudah bagus, saran mungkin bisa ditambahkan lampiran dokumentasinya
BalasHapusLaporan sudah bagus dan mudah dipahami, saran mungkin bisa ditambahkan referensi dan dokumentasi pd saat kegiatan praktikum...
BalasHapuslaporannya sudah bagus, dan sangat membantu untuk referensi tambahan pengetahuan. saran saja mungkin bisa juga ditambahkan referensi yang diambil saat menulis laporan ini, dan agar lebih mudah dipahami bisa ditambahkan foto saat praktikum tersebut dilakukan, mohon maaf bila ada salah kata dan terima kasih sebelumnya^^
BalasHapusLaporannya sudah bagus untuk tambahan pengetahuan, setelah membaca saya jadi tahu cara memeriksa boraks dengan cara sederhana. Terimakasih
BalasHapusSangat mudah di pahami dan menambah referensi untuk penggunaan bahan tersebut sebagai pendeteksi boraks
BalasHapussangat mudah untuk d pahami dan sangat membantu
BalasHapuslaporannya sangat membantu buat referensi pengetahuan
BalasHapuslaporannya sangat membantu buat referensi pengetahuan
BalasHapusSangat mudah dipahami. Trimahkasih infonya
BalasHapusLaporannya sangat bagus dan mudah dipahami
BalasHapusLaporannya sudah bagus akan tetapi lebih bagus lagi jika ditambah referensi dan masukkan foto yang sdah anda coba praktekkan
BalasHapusSangat membantu dalam mencari referensi tugas
BalasHapusLaporannya sudah bagus, mungkin bsa di tambahkan referensi nya
BalasHapussangat mudah dipahami
BalasHapusLaporannya sangat bagus, bahasa mudah dipahami. Saran mungkin bisa di tambahkan referensi dan gambar
BalasHapusLaporannya sangat bagus dan membuat saya jadi mengerti bahayanya kandungan boraks pada makanan...
BalasHapuslaporannya sudah bagus dan sangat membantu kita dalam mengetahui ada atau tidaknya kandungan boraks pada makanan
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapuslaporan nya sdah bagus dan sangat membantu
BalasHapussangat mudah dipahami dan jelas , trima kasih wawasanku bertambah ��
BalasHapusWawasanku luas buangett makasih mas aldi
BalasHapusgood job!
BalasHapusGoodd joob aldiii
BalasHapuslaporan nya mudah di mengerti orang orangg , tingkatkan lagi ya :)
BalasHapusLaporannya bagus bisa jadi referensi
BalasHapusLaporannya bagus, menambah pengetahuan dan bisa jadi referensi, bahasanya juga mudah dimengerti
BalasHapusmantap, dapat menambah referensi, dan mudah di pahami
BalasHapusMudah dipahami dan sangat bagus
BalasHapusSangat bermanpaat ,saran bisa ditambahkan lampiran
BalasHapus